Home » Optimasi Wordpress » Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability

Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability

25 Jan. 201296 comments
Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability

Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan UsabilityBagi yang sudah lama menggeluti dunia blogging khususnya wordpress (self hosting), tema postingan seperti ini pasti sudah biasa baca dan mungkin malah sudah hafal di luar kepala. Namun bagi yang baru memulai menggeluti blog, khususnya wordpress (self hosting) postingan seperti ini pasti masih sangat dibutuhkan karena masih banyak juga yang bertanya kepada saya tentang cara setting permalink yang baik dan benar. Ini sekaligus untuk melengkapi postingan di blog ini.

Dalam pembahasan kali ini mungkin agak sedikit berbeda dengan pembahasan cara setting permalink wordpress seperti pada umumnya yang seringkali hanya menekankan pada sisi SEO, kali ini pembahasannya kita perluas pada aspek Performa dan Usability. Apa itu permalink yang Usable bisa dibaca di postingan ini : WordPress, Permalink Dan Ego (www.indaam.com).

Seperti kita ketahui, pada blog wordpress ada beberapa alternatif atau tipe permalink yang bisa dibuat yaitu :

http://namadomain.com/?p=123
http://namadomain.com/2012/01/24/sample-post/
http://namadomain.com/2012/01/sample-post/
http://namadomain.com/archives/123
http://namadomain.com/sample-post/

Keterangan :

  • Permalink Default merupakan default pada setiap instalasi baru wordpress dan di kenal dengan “Ugly Permalinks”. Permalink model ini umumnya kurang disukai pengguna blog dan search engine karena strukturnya kurang bagus (kurang SEO friendly), karena url postingan tidak mengandung keyword/kata kunci.
  • Permalink Day and name dan Month and name dengan struktur penanggalan disebut “Standard Permalinks” atau “Almost Pretty” karena strukturnya berupa standar normal sebuah weblog yang dikenal juga sebagai website dengan kronologis posting berkalender.
  • Permalink Numeric merupakan permalink arsip bernomer yang disebut “Numeric Permalinks”. Permalink ini hampir sama dengan struktur permalink Default yang tidak disukai pengguna blog dan search engine (kurang SEO friendly).
  • Permalink Post name, Permalink ini akan menampilkan struktur dengan nama domain dan judul postingan. Permalink model ini masuk kategori “Pretty Permalink” karena selain disukai pengguna blog juga disukai search engine (seo friendly), malah ada yang bilang permalink model ini yang paling seo friendly.
  • Permalink Custom Structure yaitu permalink yang bisa dikustomisasi dengan kategori dan judul post, sebuah ID dan judul post atau langsung ke judul post, ini juga masuk kategori “Pretty Permalink” karena selain disukai pengguna blog juga disukai search engine (seo friendly).

Dari type- type permalink di atas, manakah yang lebih bagus? Sebagian blogger berpendapat bahwa struktur “Day and name” dan “Month and name” adalah yang bagus, tetapi ada pula yang mengatakan bahwa Custom Structure yang paling bagus, karena kita dapat mengkostumisasi sendiri dari permalink ini.

Sebelum wordpress 3.3 dirilis untuk performa yang tinggi malah dianjurkan untuk menggunakan permalink yang diawali dengan sebuah angka. For performance reasons, it is not a good idea to start your permalink structure with the category, tag, author, or postname fields. The reason is that these are text fields, and using them at the beginning of your permalink structure it takes more time for WordPress to distinguish your Post URLs from Page URLs (which always use the text “page slug” as the URL), and to compensate, WordPress stores a lot of extra information in its database (so much that sites with lots of Pages have experienced difficulties).

Hal ini terjadi karena ketika path pertama permalink tidak berupa angka atau teks statik, WordPress terpaksa harus mencari tahu terlebih dahulu apakah teks tersebut sebenarnya. Apakah dia URL untuk halaman page, feed, comment, archive, tag, atau bahkan URL ke halaman search. Dan proses ini melibatkan perbandingan satu persatu dengan URL rewrite rules yang tersimpan di database.

Namun masalah ini sudah bisa diatasi di WordPress 3.3 ke atas, artinya walaupun kita menggunakan permalink yang tidak diawali dengan angka, maka performanya tetap stabil karena core databasenya sudah diperbaharui/disempurnakan. Namun demikian untuk menciptakan permalink yang Usable, permalink model “Day and name atau “Month and name” patut dipertimbangkan.

Kesimpulan : Menurut saya susunan permalink selain yang Default dan Numeric sudah termasuk kategori “Pretty Permalink” (seo friendly) karena di dalam url postingan sudah mengandung keyword/kata kunci, apakah itu permalink model Day and name, Month and name, Post name atau Custom Structure. Dan jika pertimbangannya SEO dan Usability bisa menggunakan model “Day and name,  “Month and name” atau Custom Structure yang diawali dengan tahun.

Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability

  1. Login pada blog wordpress Anda.
  2. Klik Setting lalu Permalinks.
  3. Anda bisa memilih model permalink “Day and name” atau “Month and name” atau dengan model Custom Structure isi dengan tag sebagai berikut : /%year%/%postname%
  4. Adapun pemberian ekstensi di belakang postingan seperti html, htm, jsp, php dan lain-lain itu bersifat optional artinya kita bisa menggunakannya atau tidak. Walau ada yang berpendapat katanya hal tersebut akan berpengaruh terhadap SEO tapi masih bisa diperdebatkan.
  5. Save Changes
  6. Scroll ke bawah, biasanya otomatis akan terdapat content settingan permalink yang harus ditambahkan ke dalam file .htaccess. Jika belum ada buat file .htaccess kemudian upload ke public html file manager hosting atau root direktori hosting.
  7. RewriteEngine On
    RewriteBase /
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
    RewriteRule . /index.php [L]

Catatan :
Jika kita ingin ganti permalink setelah postingan terindex mesin pencari, maka kita harus menggunakan redirect permalink yang lama ke yang baru baik dengan plugin atau dengan .htaccess supaya tidak muncul halaman 404 error page .

Yang jadi sedikit problem ketika postingan kita sudah ratusan harus ganti dengan permalink yang baru, dari pengalamanku ganti permalink dari /%category%/%postname%/ ke /%postname%.html dari sisi SERP terutama di Google memang tidak terlalu berpengaruh (masih bagus). Masalahnya walaupun saya sudah gunakan teknik-teknik cara mengganti permalink yang benar plus sudah menerapkan canonical terhadap struktur permalink (url) yang baru tapi nyatanya menimbulkan banyak duplicate content url yang lama dengan yang baru masih sama-sama keindex, memang tidak lama sich kira-kira 1-3 bulan, tapi sempat deg-degan karena duplicate content-nya sampai ratusan sesuai jumlah postingan sebelumnya, takut kena penalti Google.

Tapi alhamdulillah akhirnya aman-aman saja, setelah 1-3 bulan permalink lama hilang dan bersih dari index dan berganti dengan permalink yang baru. Jadi saat ini masih saya pertahankan permalink model Post name, dan belum berani menggganti ke model “Day and name, “Month and name” atau  Custom Structure yang diawali dengan tahun, karena karena masih trauma dengan banyaknya duplicate content yang timbul pasca ganti permalink.

Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan UsabilityReviewed by: Alwi on Rating : 5
Mudah-mudahan artikel tentang Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Bypass Template Path dan Stylesheet Path
  2. Optimasi File wp-config.php
  3. Cara Mencegah atau Menghalau Spambot
  4. Cara Menghapus Logo WP Dan Menu Di Admin Bar
  5. Mempercepat Loading WordPress Dengan WP Widget Cache
  6. Cara Setting Expired Header
  7. Modifikasi Tampilan Halaman Daftar Isi
  8. Cara Menggabungkan File CSS WordPress
  9. Cara Mengoptimasi Gambar Theme
  10. Cara Menambahkan Menu Navigasi Di Theme MobilePress
  1. 25-1-2012 at 12:29 | #1

    Saya pernah coba2 ganti dan efeknya memang saya rasakan nggak menguntungkan, meskipun mungkin saya yg salah.
    Akhirnya saya “ajeg” pakai biasa + html dibagian belakangnya, nggak pakai angka nggak pakai kode.
    Sudah terlanjur banyak, sudah kepalang basah

    Reply

  2. 25-1-2012 at 15:23 | #2

    dari dulu sih saya mau menggunakan permalink post name, tapi terlanjur menggunakan berdasar kategori yaaa sudah lah…
    mungkin nanti aja kali yaa…jika sudah punya hosting yg baru dengan domain yang baru pulaa…

    Reply

  3. 25-1-2012 at 15:36 | #3

    postingannya dah terlalu banyak, ntar saja deh klo sudah punya blog baru…

    Reply

  4. 25-1-2012 at 21:56 | #4

    seandainya saja punya blog wordpress…

    Reply

  5. 25-1-2012 at 23:58 | #5

    Pengin juga belakangnya ada tambahan .html, tapi ya itu takut muncul halaman 404 error page. Mo redirect juga gak tau caranya, ya udah kaya gini aja yang post name :)

    Reply

    zholieh Reply:

    Mas Alwi, saya udah baca yang di indaam.com, Kalau dihasil pencarian udah muncul breadcrumb [misal blognya mas Alwi] bukankah nanti tidak akan terlihat struktur permalinknya?

    Reply

  6. 26-1-2012 at 00:35 | #6

    Saya sendiri menggunakan format postname saja mas.. semoga maksimal :D

    Reply

  7. 26-1-2012 at 04:47 | #7

    Saya dari awal pake costum struktur….. biar Uye….. hehehehhe

    Reply

  8. 26-1-2012 at 07:51 | #8

    Mau nanya gan,
    apakah ada perbedaan jika menggunakan slash (/) akhir permalink?

    bookmarked, nunggu jawabanx, hehe…

    Reply

  9. 26-1-2012 at 08:04 | #9

    tidak pernah utak-atik permalink. pake standard saja daridulu. Sip penyegarannya…

    Reply

  10. 26-1-2012 at 09:09 | #10

    Pengen sih ganti ke model yang ada angka tahun dan bulan (demi usability). Tapi berhubung postingan saya sudah di atas 200, jadi agak khawatir juga.

    Reply

Comment pages
1 2 3 10 2433
3+5=? (Wajib diisi)