<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" > <channel><title>Comments on: Prosedur Pernikahan Dan Rujuk Di KUA (Kantor Urusan Agama)</title> <atom:link href="http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html</link> <description>Sharing Tentang Religi, Informasi Teknologi, Blogging, Tips dan Trik, Wordpress, Jadwal Waktu Sholat, Security, Facebook, Games, Sports, Bisnis Internet, dan lain-lain</description> <lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 06:32:12 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>By: irwan</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-4#comment-41293</link> <dc:creator>irwan</dc:creator> <pubDate>Sun, 25 Dec 2011 17:07:17 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-41293</guid> <description>saya mau tanya, bagaimana cara dan persyaratan rujuk, sedangkan kami cerai tanpa surat cerai? dan itu sudah berlangsung selama 2  tahun. mohon infonya.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya, bagaimana cara dan persyaratan rujuk, sedangkan kami cerai tanpa surat cerai? dan itu sudah berlangsung selama 2  tahun. mohon infonya.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Apriliana Lestari</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-41174</link> <dc:creator>Apriliana Lestari</dc:creator> <pubDate>Mon, 12 Dec 2011 08:40:46 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-41174</guid> <description>Bagaimana hukum  dalam Islam bila seorang janda ingin menikah lagi ? Dan apa saja syaratnya ? Mohon penjelasan. Thanks.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana hukum  dalam Islam bila seorang janda ingin menikah lagi ? Dan apa saja syaratnya ? Mohon penjelasan. Thanks.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: ruth</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-40927</link> <dc:creator>ruth</dc:creator> <pubDate>Mon, 14 Nov 2011 13:35:03 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-40927</guid> <description>saya mau menanyakan. Apakah pernikahan KUA di banten akan terdaftar jg di bekasi? apabila laki2 tersebut sudah pernah menikah di KUA banten akan bisa menikah lg di bekasi?apa status laki2 itu akan terdaftar sebagai suami orang atau tidak dapat kelihatan di KUA bekasi datanya? saya menunggu jawaban tersebut dengan rasa terima kasih banyak.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>saya mau menanyakan. Apakah pernikahan KUA di banten akan terdaftar jg di bekasi?<br /> apabila laki2 tersebut sudah pernah menikah di KUA banten akan bisa menikah lg di bekasi?apa status laki2 itu akan terdaftar sebagai suami orang atau tidak dapat kelihatan di KUA bekasi datanya?<br /> saya menunggu jawaban tersebut dengan rasa terima kasih banyak.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: anang</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-40630</link> <dc:creator>anang</dc:creator> <pubDate>Tue, 18 Oct 2011 01:10:20 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-40630</guid> <description>saya akan melangsungkan pernikahan di tempat calon istri saya di jawa timur. sedangkan saya saat ini berdomisili di NTT, kira-kira pesyaratan apa saja yg perlu saya siapkan?? mohon penjelasannya. trimakasih</description> <content:encoded><![CDATA[<p>saya akan melangsungkan pernikahan di tempat calon istri saya di jawa timur. sedangkan saya saat ini berdomisili di NTT, kira-kira pesyaratan apa saja yg perlu saya siapkan?? mohon penjelasannya. trimakasih</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Heri</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-40480</link> <dc:creator>Heri</dc:creator> <pubDate>Tue, 04 Oct 2011 12:54:33 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-40480</guid> <description>Mohon penjelasan bagaimana tahu status talak itu? apakah 1 atau 3 secara hukum negara? Apakah bisa dilihat dari akte cerainya ? terima kasih...</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Mohon penjelasan bagaimana tahu status talak itu? apakah 1 atau 3 secara hukum negara? Apakah bisa dilihat dari akte cerainya ? terima kasih&#8230;</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: tria</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39777</link> <dc:creator>tria</dc:creator> <pubDate>Thu, 28 Jul 2011 11:14:31 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39777</guid> <description>assalamualaikum... saya mau bertanya , berapa sebenarnya uang yg harus dikeluarkan untuk ketip, trimakasi untk jawabannya...</description> <content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum&#8230;<br /> saya mau bertanya , berapa sebenarnya uang yg harus dikeluarkan untuk ketip,<br /> trimakasi untk jawabannya&#8230;</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Eko</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39668</link> <dc:creator>Eko</dc:creator> <pubDate>Wed, 20 Jul 2011 10:36:18 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39668</guid> <description>Assalamu&#039;alaikum..wr.wb.Saya mau bertanya untuk prosedur nikah, apakah memang wajib mengikuti pembekalan sebelum akad nikah di kantor BP4? Berhubung kondisi saya dan calon istri berada di Jawa sedangkan prosesi akad nikah akan dilangsungkan di Kalimantan. Apakah bisa jika kami mengikuti pembekalan di KUA terdekat untuk mendapatkan sertifikat dan setelah itu diserahkan pada KUA di Kalimantan? Mohon informasinya karena kondisi jarak yang cukup jauh dan posisi saya tidak mudah untuk bisa mendapatkan ijin dari kantor. Terima kasih atas jawaban dan informasinya.Wassalamu&#039;alaikum..wr.wb-------------------------------------- &lt;code1&gt;Jika keadaannya spt itu dimungkinkan untuk tidak ikut pembekalan secara klasikal, tapi nanti anda sebelum pelaksanaan akad nikah (setelah di Kalimantan) dianjurkan untuk menghadap kepada Kepala KUA/Penghulu untuk mendapatkan bimbingan perkawinan secara face to face (individual)&lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..wr.wb.</p><p>Saya mau bertanya untuk prosedur nikah, apakah memang wajib mengikuti pembekalan sebelum akad nikah di kantor BP4? Berhubung kondisi saya dan calon istri berada di Jawa sedangkan prosesi akad nikah akan dilangsungkan di Kalimantan. Apakah bisa jika kami mengikuti pembekalan di KUA terdekat untuk mendapatkan sertifikat dan setelah itu diserahkan pada KUA di Kalimantan?<br /> Mohon informasinya karena kondisi jarak yang cukup jauh dan posisi saya tidak mudah untuk bisa mendapatkan ijin dari kantor.<br /> Terima kasih atas jawaban dan informasinya.</p><p>Wassalamu&#8217;alaikum..wr.wb</p><p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br /> <code1>Jika keadaannya spt itu dimungkinkan untuk tidak ikut pembekalan secara klasikal, tapi nanti anda sebelum pelaksanaan akad nikah (setelah di Kalimantan) dianjurkan untuk menghadap kepada Kepala KUA/Penghulu untuk mendapatkan bimbingan perkawinan secara face to face (individual)</code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Darwisa</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39531</link> <dc:creator>Darwisa</dc:creator> <pubDate>Sun, 10 Jul 2011 05:54:18 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39531</guid> <description>Assalamualaikum Pak Mutohar, saya wanita warganegara Malaysia ingin berkahwin dengan warganegara Belanda di Indonesia. Sekarang kami berada di Belanda. Dia belum lagi memeluk Islam. 1. Apakah prosedur/dokumen yang perlu untuk berkahwin di Indonesia? 2. Bolehkah kami menghantai dokumen melalui pos? 3. Untuk memeluk Islam, perlukah dia bersunat sebelum atau boleh dilakukan selepas memeluk Islam? 4. Berapa lamakah proses/urusan memeluk Islam dan nikah semasa di Indonesia? Terima kasih.=========================================================== &lt;code1&gt;Jika keduanya bukan warganegara Indonesia maka syarat2nya sama sepeti halnya warga negara asing yaitu : 1. Akte Kelahiran/Kenal Lahir (jika ada) 2. Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian (setelah datang di Indonesia) 3. Tanda lunas pajak bangsa asing (bagi yang bekerja di Indonesia) 4. Keterangan izin masuk sementara (KIMS) dari Kantor Imigrasi 5. Pas Port 6. Surat Keterangan izin nikah dari Kedutaan/perwakilan Diplomatik yang bersangkutan. 7. Semua surat-surat yang berbahasa asing harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi dan tersumpah. 8. Pas photo 2x3 masing2 4 lembar 9. Kartu indentitas wali nikah 10. Untuk yang baru memeluk Islam prosesnya bisa dilaksanakan di KUA, untuk sunnat hendaknya dilaksanakan sebelum proses masuk Islam/pernikahan &lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Pak Mutohar, saya wanita warganegara Malaysia ingin berkahwin dengan warganegara Belanda di Indonesia. Sekarang kami berada di Belanda. Dia belum lagi memeluk Islam.<br /> 1. Apakah prosedur/dokumen yang perlu untuk berkahwin di Indonesia?<br /> 2. Bolehkah kami menghantai dokumen melalui pos?<br /> 3. Untuk memeluk Islam, perlukah dia bersunat sebelum atau boleh dilakukan selepas memeluk Islam?<br /> 4. Berapa lamakah proses/urusan memeluk Islam dan nikah semasa di Indonesia?<br /> Terima kasih.</p><p>===========================================================<br /> <code1>Jika keduanya bukan warganegara Indonesia maka syarat2nya sama sepeti halnya warga negara asing yaitu :<br /> 1. Akte Kelahiran/Kenal Lahir (jika ada)<br /> 2. Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian (setelah datang di Indonesia)<br /> 3. Tanda lunas pajak bangsa asing (bagi yang bekerja di Indonesia)<br /> 4. Keterangan izin masuk sementara (KIMS) dari Kantor Imigrasi<br /> 5. Pas Port<br /> 6. Surat Keterangan izin nikah dari Kedutaan/perwakilan Diplomatik yang bersangkutan.<br /> 7. Semua surat-surat yang berbahasa asing harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi dan tersumpah.<br /> 8. Pas photo 2&#215;3 masing2 4 lembar<br /> 9. Kartu indentitas wali nikah<br /> 10. Untuk yang baru memeluk Islam prosesnya bisa dilaksanakan di KUA, untuk sunnat hendaknya dilaksanakan sebelum proses masuk Islam/pernikahan </code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: ariati</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39390</link> <dc:creator>ariati</dc:creator> <pubDate>Sat, 02 Jul 2011 02:13:56 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39390</guid> <description>Assalamualaikum.. Suami saya pernah mengirimi saya sms &quot;kamu bebas dan diserahkan ke orang tua&quot; apakah itu termasuk talak? mohon penjelasannya. Terima kasih ============================= &lt;code1&gt;Jika kalimatnya spt itu (tidak ada kata2 talak/cerai) maka masih tergantung kepada niat suami apakah dimaksudkan dg talak atau hanya sekedar istrinya dipulangkan ke ortunya, jika kalimat itu diniatkan talak maka sudah jatuh talak (secara agama) &lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum.. Suami saya pernah mengirimi saya sms &#8220;kamu bebas dan diserahkan ke orang tua&#8221; apakah itu termasuk talak? mohon penjelasannya. Terima kasih<br /> =============================<br /> <code1>Jika kalimatnya spt itu (tidak ada kata2 talak/cerai) maka masih tergantung kepada niat suami apakah dimaksudkan dg talak atau hanya sekedar istrinya dipulangkan ke ortunya, jika kalimat itu diniatkan talak maka sudah jatuh talak (secara agama) </code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Alwi</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39265</link> <dc:creator>Alwi</dc:creator> <pubDate>Thu, 23 Jun 2011 05:08:04 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39265</guid> <description>Jika setelah cerai suami ingin kembali ke istrinya maka : Jika kembalinya masih di masa iddah harus dg rujuk, jika di luar masa iddah (iddah sudah habis) maka harus dg nikah baru, begitupun walau masih dalam masa iddah tapi jika cerainya ba&#039;in sughro/khulu&#039; atau talak tebus atau qobla dhuhul maka harus dg akad nikah baruUntuk penjelasan masa iddah bisa dibaca di link ini &lt;a href=&quot;http://m-alwi.com/kompilasi-hukum-islam-khi.html&quot; target=&quot;_blank&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kompilasi Hukum Islam (KHI)&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; terutama di bagian BAB XVII AKIBAT PUTUSNYA PERKAWINAN</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Jika setelah cerai suami ingin kembali ke istrinya maka :<br /> Jika kembalinya masih di masa iddah harus dg rujuk, jika di luar masa iddah (iddah sudah habis) maka harus dg nikah baru, begitupun walau masih dalam masa iddah tapi jika cerainya ba&#8217;in sughro/khulu&#8217; atau talak tebus atau qobla dhuhul maka harus dg akad nikah baru</p><p>Untuk penjelasan masa iddah bisa dibaca di link ini <a href="http://m-alwi.com/kompilasi-hukum-islam-khi.html" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Kompilasi Hukum Islam (KHI)</strong></a> terutama di bagian BAB XVII AKIBAT PUTUSNYA PERKAWINAN</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Cepi</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-39264</link> <dc:creator>Cepi</dc:creator> <pubDate>Thu, 23 Jun 2011 02:28:15 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-39264</guid> <description>Assalamu’alaikum wr wb Pak Mutohar, Saya telah cerai dengan isteri tahun 2007 dan telah mendapatkan akta cerai. setelah kurang lebih 6 bulan kemudian kami rujuk lagi tetapi tidak melaporkannya ke KUA. sekarang saya memerlukan buku nikah baru untuk administrasi di kantor.Yang jadi pertanyaan, apakah proses ke KUA bisa dengan jalur rujuk atau harus nikah ulang?. mohon penjelasan dari pak Mutohar. Terima kasih.wasalam,</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum wr wb Pak Mutohar,<br /> Saya telah cerai dengan isteri tahun 2007 dan telah mendapatkan akta cerai. setelah kurang lebih 6 bulan kemudian kami rujuk lagi tetapi tidak melaporkannya ke KUA. sekarang saya memerlukan buku nikah baru untuk administrasi di kantor.</p><p>Yang jadi pertanyaan, apakah proses ke KUA bisa dengan jalur rujuk atau harus nikah ulang?. mohon penjelasan dari pak Mutohar. Terima kasih.</p><p>wasalam,</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: lathifa</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-3#comment-38776</link> <dc:creator>lathifa</dc:creator> <pubDate>Sun, 22 May 2011 02:08:15 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-38776</guid> <description>Assalamualaikum, jika ada WNI wanita ingin menikah oleh WNA Pria dalam pernikahan Poligami, bagaimana mendapatkan surat akte Nikah, sementara disebutkan surat rujukan pernikahan hanya ada menyatakan surat belum menikah, duda ( harus ada akte cerai/ duda ditinggal Mati ), Mohon petunjuknya. Terima Kasih. Wasalamualaikum. ================================================ &lt;code1&gt;Bisa dilihat point ke 6 jika laki2 mau poligami harus ada izin pengadilan agama terlebi dahulu&lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum, jika ada WNI wanita ingin menikah oleh WNA Pria dalam pernikahan Poligami, bagaimana mendapatkan surat akte Nikah, sementara disebutkan surat rujukan pernikahan hanya ada menyatakan surat belum menikah, duda ( harus ada akte cerai/ duda ditinggal Mati ), Mohon petunjuknya. Terima Kasih. Wasalamualaikum.<br /> ================================================<br /> <code1>Bisa dilihat point ke 6 jika laki2 mau poligami harus ada izin pengadilan agama terlebi dahulu</code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: dian</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-2#comment-38666</link> <dc:creator>dian</dc:creator> <pubDate>Sun, 15 May 2011 14:49:15 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-38666</guid> <description>Mohon petunjuknya.. kasus teman saya sbb:seorang wanita sudah berpisah (pisah rumah)dan tidak mau lagi berumah tangga dgn suaminya ,berpisah sudah 6bln, karena sudah menyakiti dan ketahuan slingkuh dengan wanita lain, namun suaminya tidak mau menceraikannya.kalo secara agama islam bagaimanakah hukumnya,sudah berpisah 6bln tanpa nafkah lahir maupun batin. sedangkan istri sudah tidak mau melanjutkan rumahtangganya tsb? bisakah dianggab cerai secara agama?istri sudah mengajukan gugatan cerai ke P.Agama, namun proses sidang baru mau dilaksanakan akhir bulan ini. Dengan kasus suami slingkuh dengan wanita lain, biasanya membutuhkan waktu berapa lama untuk cerai secara Hukum negara?kalo misalnya bulan ini sudah sah cerai dari pengadilan, butuh berapa lama wanita tersebut untuk bisa menikah lagi dengan orang lain?trimakasih..------------------------------------------------------------------- &lt;code1&gt;Sudah berpisah selama 6 bln tanpa nafkah lahir maupun batin tidak otomatis terjadi perceraian, kecuali suami pernah menjatuhkan talak baik secara tegas atau tersamar tapi dg niat untuk talak, &lt;/code1&gt;&lt;code1&gt;Proses perceraian di PA paling cepat satu bulan setelah pengajuan perkara nantinya akan ada panggilan sidang pertama, tentang selesainya tergantung kepada permasalahan dan apakah ada perlawanan dari pihak lawan/tergugat/termohon atau tidak, jika nantinya ada upaya banding mungkin bisa lebih lama&lt;/code1&gt;&lt;code1&gt;Untuk seorang wanita yg telah diceraikan oleh suaminya, dia baru bisa nikah lagi dg orang lain minimal 90 hari &lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Mohon petunjuknya..<br /> kasus teman saya sbb:</p><p>seorang wanita sudah berpisah (pisah rumah)dan tidak mau lagi berumah tangga dgn suaminya ,berpisah sudah 6bln, karena sudah menyakiti dan ketahuan slingkuh dengan wanita lain, namun suaminya tidak mau menceraikannya.</p><p>kalo secara agama islam bagaimanakah hukumnya,sudah berpisah 6bln tanpa nafkah lahir maupun batin. sedangkan istri sudah tidak mau melanjutkan rumahtangganya tsb? bisakah dianggab cerai secara agama?</p><p>istri sudah mengajukan gugatan cerai ke P.Agama, namun proses sidang baru mau dilaksanakan akhir bulan ini. Dengan kasus suami slingkuh dengan wanita lain, biasanya membutuhkan waktu berapa lama untuk cerai secara Hukum negara?</p><p>kalo misalnya bulan ini sudah sah cerai dari pengadilan, butuh berapa lama wanita tersebut untuk bisa menikah lagi dengan orang lain?</p><p>trimakasih..</p><p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br /> <code1>Sudah berpisah selama 6 bln tanpa nafkah lahir maupun batin tidak otomatis terjadi perceraian, kecuali suami pernah menjatuhkan talak baik secara tegas atau tersamar tapi dg niat untuk talak, </code1></p><p><code1>Proses perceraian di PA paling cepat satu bulan setelah pengajuan perkara nantinya akan ada panggilan sidang pertama, tentang selesainya tergantung kepada permasalahan dan apakah ada perlawanan dari pihak lawan/tergugat/termohon atau tidak, jika nantinya ada upaya banding mungkin bisa lebih lama</code1></p><p><code1>Untuk seorang wanita yg telah diceraikan oleh suaminya, dia baru bisa nikah lagi dg orang lain minimal 90 hari </code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Hamid</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-2#comment-38153</link> <dc:creator>Hamid</dc:creator> <pubDate>Fri, 22 Apr 2011 11:12:09 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-38153</guid> <description>Saya warganegara malaysia dan calon isteri warganegara Indonesia. Rencana nya pernikahan akan dilangsungkan di Indonesia. Mohon diperjelaskan: 1 ) Oleh kerana saya menetap di Malaysia apakah bererti  Surat Keterangan Model K II tidak perlu. 2 ) Bagaimana caranya untuk saya mendapatkan STMD 3) Apakah Surat Keterangan Kedutaan itu bererti saya perlu mendapatkan nya dari kedutaan Indonesia di Malaysia sebelum datang ke Indonesia.---------------------------------------------------------------- &lt;code1&gt;1. Yup Surat Keterangan Model K II tidak diperlukan jika orang tersebut tidak pernah tinggal di Indonesia/hanya visa kunjungan 2. Untuk STMD setelah yg bersangkutan datang ke Indonesia segera lapor ke kepolisian terdekat ttg kedatangannya di Indonesia maksud dan tujuannya 3. Standardnya untuk KUA tidak diperlukan,  cukup dari kedutaan yg di Indonesia &lt;/code1&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya warganegara malaysia dan calon isteri warganegara Indonesia. Rencana nya pernikahan akan dilangsungkan di Indonesia. Mohon diperjelaskan: 1 ) Oleh kerana saya menetap di Malaysia apakah bererti  Surat Keterangan Model K II tidak perlu. 2 ) Bagaimana caranya untuk saya mendapatkan STMD 3) Apakah Surat Keterangan Kedutaan itu bererti saya perlu mendapatkan nya dari kedutaan Indonesia di Malaysia sebelum datang ke Indonesia.</p><p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br /> <code1>1. Yup Surat Keterangan Model K II tidak diperlukan jika orang tersebut tidak pernah tinggal di Indonesia/hanya visa kunjungan<br /> 2. Untuk STMD setelah yg bersangkutan datang ke Indonesia segera lapor ke kepolisian terdekat ttg kedatangannya di Indonesia maksud dan tujuannya<br /> 3. Standardnya untuk KUA tidak diperlukan,  cukup dari kedutaan yg di Indonesia </code1></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Alwi</title><link>http://m-alwi.com/prosedur-pernikahan-dan-rujuk-di-kua.html/comment-page-2#comment-37107</link> <dc:creator>Alwi</dc:creator> <pubDate>Wed, 13 Apr 2011 08:29:55 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://m-alwi.com/?p=476#comment-37107</guid> <description>Surat Keterangan Model K II diperoleh dari Dinas Kependudukan (bagi yang menetap lebih dari satu tahun) teknisnya lewat kelurahan setempat atau bisa juga semacam KTP sementara atau Keterangan Domisili</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Surat Keterangan Model K II diperoleh dari Dinas Kependudukan (bagi yang menetap lebih dari satu tahun) teknisnya lewat kelurahan setempat atau bisa juga semacam KTP sementara atau Keterangan Domisili</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss><!-- Minified using disk: basic | Page Caching using disk: enhanced | Database Caching 3/22 queries in 0.024 seconds using disk: basic | Object Caching 605/609 objects using disk: basic | Served from: m-alwi.com @ 2012-02-11 16:30:08 -->
