Home » Info » Online Satu Jam Per Hari Tingkatkan IQ

Online Satu Jam Per Hari Tingkatkan IQ

17 Jan. 2010325 comments
Online Satu Jam Per Hari Tingkatkan IQ

pengaruh internet terhadap kecerdasanBerbagai kebiasaan di era digital seringkali membuat khawatir akan berdampak buruk pada perkembangan otak. Namun nyatanya, hasil penelitian terbaru menyebutkan kegiatan berinternet rutin selama satu jam bisa meningkatkan taraf kecerdasan atau IQ dan juga daya ingat.

Para ilmuwan di University of California, Los Angeles membandingkan otak partisipan yang tergolong orang dewasa berusia paruh baya yang jarang menggunakan internet dengan kondisi otak mereka setelah bermain internet selama satu jam sehari.

Setelah lima hari, area otak yang disebut prefrontal cortex yang mengontrol kemampuan dalam membuat keputusan dan mengintegrasikan informasi rumit terlihat jauh lebih aktif.

Area ini sebelumnya kurang aktif ketika belum dilakukan percobaan,” kata pemimpin studi ilmiah ini, Gary Small.  Namun setelah lima hari, area otak itu sama aktifnya dengan otak milik mereka yang rutin berinternet. Ini menunjukkan bahwa fungsi otak dapat berubah dan meningkat dengan penggunaan internet,” ujarnya. Melalui studi ini, diketahui pula bahwa rata-rata tingkat IQ meningkat secara perlahan seiring dengan perkembangan kultur digital. Kemampuan mengolah informasi dengan cepat dan melakukan banyak tugas tanpa kesalahan juga terus meningkat.

Bahkan kegiatan yang dianggap cukup membosankan pun seperti memeriksa dan memilih email dapat meningkatkan kemampuan dalam membuat suatu keputusan. Kegiatan rutin memilih email dalam inbox setiap hari membantu mengembangkan kemampuan menyaring informasi dalam jumlah lebih besar dengan cepat. Kita pun dilatih untuk memutuskan mana yang penting dan mana yang tidak, tegas Small. Sumber Daily Mail.

Setujukah anda kalau judul di atas saya ganti menjadi “Blogging Satu Jam Perhari Tingkatkan Kecerdasan IQ ???”.

Mudah-mudahan artikel tentang Online Satu Jam Per Hari Tingkatkan IQ ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Download Firefox 4 Beta 1
  2. Mengenal lebih Dekat Data Center Milik Google
  3. Selamat Jalan Gus Dur, Kiai, Cendekiawan, Politisi, dan Guru Bangsa
  4. Bau-bau Yang Paling Disukai Pria Dan Wanita
  5. Gorengan, Enak tapi Mematikan
  6. Cara Setting GPRS XL Via SMS Dan Manual
  7. Kemeja Pria Surfing Murah Berkualitas
  8. Tips Tetap Sehat Dan Bugar Selama Berpuasa
  9. BI Perintahkan Semua Bank Periksa ATM
  10. Michelle Phan, Video Blogger Cantik Kaya Raya
  1. 6-7-2010 at 11:23 | #1

    Memang bagi banyak orang, jawabannya tidak sesederhana pertanyaan yang diajukan Carr. “Google membuat kita bodoh dan cerdas pada saat yang bersamaan,” jawab Marcel Bullinga, ahli masa depan (Futurist) dari Belanda.

    Reply

  2. 6-7-2010 at 11:29 | #2

    Menurut Bullinga, pada masa depan kita hidup secara transparan dimana media bergerak tiga dimensi mengikuti dan mengelilingi kemanapun.

    Reply

  3. 6-7-2010 at 11:29 | #3

    Dalam komputasi awan ini (cloud computing), kita menggunakan mesin cerdas untuk menyederhanakan dan mendelegasikan tugas-tugas rumit.

    Reply

  4. 6-7-2010 at 11:29 | #4

    Alhasil kita kehilangan keahlian yang dibutuhkan pada saat usia tua.

    Reply

  5. 6-7-2010 at 11:30 | #5

    Tapi kita akan memperoleh keterampilan yang membuat pilihan lebih baik. “Jadi saya kira keuntungan bakal lebih besar daripada kerugiannya.”

    Reply

  6. 6-7-2010 at 11:30 | #6

    Akankah Internet meningkatkan atau melemahkan kemampuan membaca dan menulis? Meskipun 65 persen responden merasa mendapat keterampilan, beberapa diantara mereka mencela tulisan yang tergesa-gesa pada website, surat elektronik, dan pesan instans.

    Reply

  7. 6-7-2010 at 11:30 | #7

    Tetapi sekali lagi, banyak yang pro dan kontra terhadap dampak Internet dalam hal membaca, menulis, dan memahami individu.

    Reply

  8. 6-7-2010 at 11:31 | #8

    “Ejaan dan tata bahasa semakin memburuk. Orang-orang tidak memikirkan atau mengedit terlebih dulu sebelum menerbitkan atau mengirimkan tulisan,” tulis Rebecca MacKinnon dari Princeton Center for Information Technology Policy.

    Reply

  9. 6-7-2010 at 11:31 | #9

    Namun di sisi lain, kata MacKinnon, Internet telah meningkatkan kemampuan membaca dan menulis bahasa Cina-nya.

    Reply

  10. 6-7-2010 at 11:31 | #10

    Hyperlink memungkinkannya berkomunikasi dalam cara-cara non-linier yang menambahkan lapisan makna pada tulisannya yang tidak ada di atas kertas. “

    Reply

Comment pages
3+8=? (Wajib diisi)