Home » Optimasi Wordpress » Menampilkan Query Database WordPress

Menampilkan Query Database WordPress

9 Apr. 201131 comments
Menampilkan Query Database WordPress

WordPress adalah mesin blog yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL, sehingga setiap kali blog diakses maka akan terjadi permintaan query ke database terlebih dahulu sebelum kontent yang diinginkan oleh pengunjung ditampilkan. Semakin banyak permintaan query ke database maka akan semakin lama waktu loading yang dibutuhkan.

Supaya loading blog menjadi lebih cepat, maka kita harus meminimalkan permintaan query ke database atau membuatnya menjadi static dalam waktu tertentu dalam bentuk cache caranya bisa menggunakan plugin DB Cache Reloaded (tapi kemaren sempat bermasalah dengan WordPress 3.1), atau bisa menggunakan Plugin W3 Total Cache dan lain sebagianya.

Dengan plugin-plugin tersebut kita akan dengan mudah memantau jumlah query database dari sebuah halaman web karena biasanya jumlah query database tersebut akan ditampilkan di bagian footer (dengan melihat source code sebuah halaman web).

Lalu bagaimana jika kita tidak menggunakan plugin tersebut dan ingin tahu berapa jumlah query dari sebuah halaman WordPress kita? Untuk menampilkan ada berapa query (permintaan sql queries) ke database wordpress kita, caranya tambahkan kode/script di bawah ini di bagian footer (file footer.php) :

<?php echo $wpdb->num_queries; ?> <?php _e('queries'); ?> <?php timer_stop(1); ?><?php _e(' seconds'); ?>

Jika anda tidak ingin menshare jumlah query database ke pengunjung alias hanya anda sendiri yang bisa melihatnya (harus dalam posisi Log-in), maka anda bisa menggunakan script berikut ini :

<?php if (current_user_can('level_10')) {echo $wpdb->num_queries; ?> <?php _e('queries'); ?> <?php timer_stop(3); ?><?php _e(' seconds'); } ?>

Untuk mempercantik penampilan anda bisa membuat pengaturan jenis, warna dan ukuran font supaya matching dengan theme yang anda gunakan.

Contoh dari hasil tutorial ini anda bisa melihatnya di bagian footer blog ini.

Mudah-mudahan artikel tentang Menampilkan Query Database WordPress ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cara Pasang Adsense Di Bawah Judul Postingan
  2. Cara Mengganti Username Dan Password WordPress
  3. Cara Membuat Social Media Sharing Tanpa Plugin
  4. Cara Mengurangi Jumlah Queri Pada Tampilan Categori WordPress
  5. Daftar Ping Service WordPress
  6. Cara Membuat Dan Menampilkan Favicon Di WordPress
  7. Cara Menghapus Versi WordPress Pada Plugin Google XML Sitemap Generator
  8. Cara Membuat WordPress Page Number Tanpa Plugin
  9. Redirect WordPress RSS feeds Ke Feedburner Dengan .htaccess
  10. Cara Mencegah Copy Paste Dengan CSS
  1. 9-4-2011 at 08:24 | #1

    Pertamax!!
    Wah, kalo misalnya pengen tau query-nya apa saja gimana Pak?

    Reply

    Alwi Reply:

    Kalau itu harus pakai script tambahan lagi hiiii … dan blm pernah mencobanya jadi harus Trial dulu codingnya heeee ….

    Reply

    Abied Reply:

    Ya, kalo bisa temukan itu nantinya gak perlu coba-coba deactive plugin untuk tau plugin mana yang memberatkan ya Pak.
    Moga Pak Alwi mo coba, ntar saya yang pertama pake deh. :-D

    Reply

  2. 9-4-2011 at 10:50 | #2

    Wah blog ini cuma 22 queries ya mas… Rencana saya juga mau merombak blog saya secara total, tapi masih sibuk menyelesaikan kuliah saya… Mau uninstall DB cache agak ribet juga ya kayaknya…

    Reply

    Alwi Reply:

    Kadang malah kurang bisa hanya 15 atau malah hanya 10 kalau database cache yg di w3 total cache bekerja dg baik

    Reply

  3. 9-4-2011 at 13:36 | #3

    ketigax,,nice info gan

    Reply

  4. 9-4-2011 at 14:44 | #4

    Kalawo versinya 3.1.1, apakah DB Chache bermasalah mas?

    Reply

    Alwi Reply:

    kebetulan DB Chache blm saya coba di versi 3.1.1 dan kebetulan saya gak pakai lagi plugin tsb

    Reply

    Hybrid car Reply:

    Saya juga masih belum pake lagi DB Chache. Takut bermasalah lagi seperti kemarin.

    Reply

  5. 9-4-2011 at 17:58 | #5

    Di cache seperti flush ya..kalo drupal pakai drush dan boost.
    Tapi setting lagi di .htaccess,,
    Blog ini juga pakai flush

    Reply

  6. 9-4-2011 at 19:40 | #6

    Bicara tentang query saya jadi nggak paham ini. Maklumlah namanya juga masih newbie, jadi perlu asah otak lagi, supaya mengerti!!!

    Reply

  7. 10-4-2011 at 17:37 | #7

    Saya sudah berhasil mempraktekkan trik di atas mas. Hasilnya bisa juga dilihat pada footer blog saya, baik itu di halaman depan, single, maupun halaman statis. Namun jumlah query untuk halaman single saya mencapai 23. Kadang turun menjadi 20.

    Reply

    Alwi Reply:

    Jumlah segitu dah lumayan ramping Mas Is

    Reply

    iskandaria Reply:

    Tapi saya tidak menggunakan plugin cache mas :) Masih trauma ketika menggunakannya dulu.

    Reply

  8. 10-4-2011 at 17:59 | #8

    belum begitu ngerti pada query di database

    Reply

    Bang Iwan Reply:

    Aku juga cuman iktan manggut-manngut pura2 ngerti.

    Reply

  9. 11-4-2011 at 15:38 | #9

    begitu ya mas,
    kemarin coba2 install plugin db chace reloaded error euy…
    lalu mas apa bisa dicoba di server lokal, maklum masih belajar nih….

    Reply

    Alwi Reply:

    Yg dicoba di server lokal yg mana nich, db cache atau cara menampilkan jml query?
    Untuk DB cache kayaknya di wp versi 3.1 masih error mudah2an segera diupdate oleh pengembangnya supaya fix, saya sendiri tidak memakainya krn saya pakai w3 total cache dan lancar2 aja dg versi 3.1 atau 3.1.1

    Reply

  10. 15-4-2011 at 07:30 | #10

    mas, sebenarnya lbh bgus pake blogspot atau wordpress kalo masalah SEO???

    Reply

    Alwi Reply:

    Menurut saya dan para pakar SEO baik lokal maupun dunia heee .. bagus pakai wordpress apalagi yg hosting sendiri mantab … lihat aja pas kalau ada kontes SEO pemenangnya selalu didominasi oleh wordpress terutama yg hosting sendiri

    Reply

Comment pages
0+3=? (Wajib diisi)