Home » Pernikahan » Religi » Kumpulan Do’a Untuk Calon Penganten (Arab, Indonesia)

Kumpulan Do’a Untuk Calon Penganten (Arab, Indonesia)

16 Sep. 200971 comments
Kumpulan Do’a Untuk Calon Penganten (Arab, Indonesia)

do'aYang sudah mau pada nikah ada sedikit kumpulan do’a untuk para calon penganten, saya tulis dari berbagai sumber, mudah-mudahan bermanfaat.

1. Doa sebelum menikah semoga mendapatkan jodoh yang baik :

Q.S.26 (Asy-Syu’araa) ayat 83 :

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ

83. (Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh”.

2. Doa saat menikah Q.S.17 (Al Isra’) ayat 80 :

رَّبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّي مِن لَّدُنكَ سُلْطَاناً نَّصِيراً

80. “Ya Tuhan-ku, masukkanlah dengan cara yang baik dan keluarkanlah (pula) aku dengan cara keluar yang baik dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong”.

3. Doa sesudah menikah semoga semua urusan lancar Q.S.18 (Al Kahfi) ayat 10 :

… رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَداً

10. …..”Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”

4. Do’a akan bersenggama :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَللََّهُمَّ جَـنِّـبْناَالشَّـيْطَانَ وَ جَنِّبِ الشَّـيْطَانَ مَارَزَقْـتَـنَا

Artinya :

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah Ya Tuhan kami, jauhkanlah kami dari syaithon dan jauhkanlah syaithon dari (anak) yang Engkau karuniakan/berikan kepada kami.

5. Do’a mohon dijadikan anak/janin yang akan lahir nanti laki-laki/perempuan :

  • Do’a ingin punya anak perempuan :

Dibaca oleh istri :

اَللََّهُمَّ ِانـِّيْ اُسَمِّيْ مَا فِيْ بَطْنِيْ هَذِهِ ………. *)  فَاجْعَلْهَا  لِيْ مَرْأةً صَالِحَةً

“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandunganku dengan nama ………………………………………  maka jadikanlah berupa anak perempuan yang shalihah”.

Dibaca oleh suami :

اَللََّهُمَّ ِانـِّيْ اُسَمِّيْ مَا فِيْ بَطْنِ زَوْجَتِيْ هَذِهِ ……….*) فَاجْعَلْهَا  لِيْ مَرْأةً صَالِحَةً

“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandungan istriku dengan nama ………………………………………  maka jadikanlah berupa anak perempuan yang shalihah”.

  • Do’a ingin punya anak lak-laki :

Dibaca oleh istri :

اَللََّهُمَّ ِانـِّيْ اُسَمِّيْ مَا فِيْ بَطْنِيْ هَذِهِ ……….*) فَاجْعَلْهُ لِيْ ذَكَرًاصَالِحًا بِحَقِّ صَاحِبِ هَذاَ اْلإِسْمِ الشَّرِيْفِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandunganku dengan nama ……………………………………. *) maka jadikanlah berupa anak laki-laki yang shalih dengan mendapatkan haknya nabi yang mempunyai nama yang mulia, yaitu sayyidina Muhammad SAW”.

Dibaca oleh suami :

اَللََّهُمَّ ِانـِّيْ اُسَمِّيْ مَا فِيْ بَطْنِ زَوْجَتِيْ هَذِهِ ……….*) فَاجْعَلْهُ لِيْ ذَكَرًاصَالِحًابِحَقِّ صَاحِبِ هَذاَ اْلإِسْمِ الشَّرِيْفِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandungan istriku dengan nama ……………………………………. *) maka jadikanlah berupa anak laki-laki yang shalih dengan mendapatkan haknya nabi yang mempunyai nama yang mulia, yaitu sayyidina Muhammad SAW”.

Ket : *)/*)=Nama untuk calon anak

6. Do’a mohon diberikan keselamatan (dibaca oleh ibu yang sedang hamil) :

َاللََّهُمَّ احْفظْ وَلَدِيْ مَادَمَ فِيْ بَطْنِيْ وَاشْفِهِ اَنْتَ شَافٍ لاَشِفآء إلاَّشِفَاؤُكَ شِفآءً لاَ يُغَادِرُسَقَمًا اَللََّهُمَّ صَوِّرْهُ في بَطِْنيْ صوْرَ ةً حَسَنَـةً وثَبِّتْ قَلْبَـهُ إ يْمَانًابِكَ وَِبرَسُوْلِكَ، اَللََّهُمَّ اخْرجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِـْي سَهْلاً وَتَسْلِيْمًا، اَللََّهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحاً كَامِلاً وَعَاقِلاً حَاذِقَاً عَالِماًعَامِلاً، اَللََّهُمَّ طوِّلْ عُمْرَهُ وصَحِّحْ جَسَدَهُ وحَسِّنْ خُلُوْقَهُ وَافْصَحْ لِسَانَهُ وَاَحْسِنْ صَوْرَتَهُ لِقِرَآءَةِالْقُرْآن وَالْحَدِيْث بِبَرَكَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّي الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Ya Allah jagalah anaku selama ada dalam kandunganku, sembuhkanlah dia (apabila ada penyakitnya), Engkau adalah Dzat yang Maha Menyembuhkan, tidak ada obat (kesembuhan) kecuali obat (kesembuhan) yang datang dari-Mu, kesembuhan yang tidak akan membawa penyakit, Ya Allah jadikanlah anak-anak yang ada dalam kandunganku dengan bentuk yang bagus (tampan/cantik) dan tetapkanlah di dalam hatinya untuk senantiasa beriman kepada-Mu dan Rasul-Mu. Ya Allah keluarkanlah anakku dari kandunganku pada waktu aku melahirkan mudah dan selamat. Ya Allah jadikanlah anakku menjadi anak-anak yang sehat, sempurna, berakal, cerdas, alim mau mngamalkan ilmunya. Ya Allah berilah anakku umur yang panjang, badan yang sehat, akhlak (budi pekerti) yang baik, lisan yang fasih serta suara yang bagus untuk membaca Al Qur’an dan Hadits dengan mendapat berkahnya Nabi Muhammad SAW, segala puji hanyalah untuk Allah yang menguasai seluruh alam”.

7. Doa untuk ibu hamil (dibaca oleh ibu hamil) Q.S.3 (Ali Imran) ayat 35 :

…  رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّراً فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

35….”Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (kepada Mu). karena itu terimalah (doaku) ini . Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Q.S.16 (An Nahl) ayat 78 :

وَاللّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لاَ تَعْلَمُونَ شَيْئاً وَجَعَلَ لَكُمُ الْسَّمْعَ

وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

78.dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur”.

8. Do’a untuk ibu hamil dibaca oleh suami-istri, Q.S.2 (Al Baqarah) ayat 286 :

… رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَـنَا بِهِ وَاعْفُ عَنـَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

286………”Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

Q.S.25 (Al Furqan) ayat 74 :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

74.”Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan Jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Q.S.3 (Ali Imran) ayat 173 :

.. حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

173.: ………..“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung”.

Q.S.8 (Al Anfal) ayat 40 :

.. نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

40. ………. Dia adalah Sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong”.

وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظيْمِ

“Tidak ada daya upaya dan kekuatan, melainkan dengan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Mulia”

9. Doa ibu yang sedang menyusui Q.S.26 (Asyu’ara) ayat 78 – 80 :

الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ ﴿٧٨﴾ وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ ﴿٧٩﴾ وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ ٨٠

78. “(Dia-lah Allah SWT) yang telah menciptakan aku, Maka Dialah yang menunjuki aku”,

79. “dan Dia-lah Tuhan yang memberiku makan dan minum”,

80. “dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.,

10. Do’a untuk ibu nifas :

Dalam keadaan nifas seorang ibu masih diperbolehkan membaca sholawat, istighfar, tasbih, tahmid dan tahlil.

Do’a untuk ibu nifas ketika istinja’ (cebok) :

اَللََّهُمَّ طَهِّرْ قَلِْبيْ مِنَ الـِّنفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْجِيْ مِنَ اْلفَوَاحِشِ

“Ya Allahbersihkan hati saya dari kemunafikan, dan bentengi kehormatan (kemaluan) ku dari kejahatan (penyakit)”.

11. Do’a untuk bayi yang baru lahir sesudah di adzankan :

-   اُعِيْذُ هُ (هَا) بِالْوَاحِدِالصَّمَدِ مِنْ شَرِّكُلِّ ذِيْ حَسَدٍ

“Ya Allah Yang Maha Esa, tempat semua orang meminta, aku mohon perlindungan-MU untuk anakku dari segala kejahatan orang yang hasad/dengki”.

Ket :  هُ= jika bayinya laki-laki  هَا = jika bayinya perempuan

-   اَللََّهُمَّ اِنـِّي اُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ الـتَّآمَّةٍ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لآ مَّةٍ

“Ya Allah dengan segala kesempurnaan kalimat-MU, aku mohon perlindungan untuk anakku dengan kalimah-kalimah Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, dari gangguan semua binatang, dan dari gangguan pandangan mata yang dapat membawa akibat buruk kepada apa yang dilihatnya”.

Mudah-mudahan artikel tentang Kumpulan Do’a Untuk Calon Penganten (Arab, Indonesia) ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Contoh Khutbah Nikah Menggunakan Bahasa Arab
  2. Kompilasi Hukum Islam (KHI)
  3. Undang-undang Perkawinan No.1 Tahun 1974
  4. Biaya Sewa Gedung Pernikahan Di Jakarta
  5. Kalimat Permohonan Ijin Calon Penganten Wanita
  6. Tata Cara Pengajuan Perkawinan, Perceraian Dan Rujuk Bagi PNS POLRI
  7. Contoh Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah
  8. Masjid Di Jakarta Yang Dapat Dijadikan Tempat Pernikahan
  9. Doa Pengantin Kepada Diri Pasangannya
  10. Kumpulan Doa Pernikahan
  1. 26-4-2012 at 05:20 | #1

    Dalilnya mana ya do’a-do’a misalnya ingin punya anak laki-laki atau perempuan itu? Shahih ndak? Riwayat siapa haditsnya? Apa cuma ngarang sendiri?

    Reply

    Dandan Reply:

    Wahabi …. doa harus ada dalilnya, kalau dengan bahasa Indonesia berdoa “ya Rabb, karuniakanlah aku kepintaran untuk menghadapi ujian” itu dosa yah? you are so pathetic my friend

    Reply

    imaa Reply:

    brdo’a itu nggak salah kok. ngarang sendiri juga gapapa hanya saja kalo ditulis seperti itu dapat menimbulkan kesalahpahaman dan orang-orang mempercayainya seolah2 diriwayatkan dari Nabi, itu yang nggak boleh. akibatnya sekarang banyak sekali terkumpul hadist2 yang tidak sahih, bahkan beberapa hadist itu ternyata bertentangan dengan Al-Qur’an. sedang orang2 yang terlanjur percaya tentunya sulit untuk diyakinkan,hal itu menyebabkan perdebatan dan perpecahan di umat Islam itu sendiri.

    Reply

    Darwin am Reply:

    Setuju dengan imaa,,
    komentar yang sangat bijak,,

    Nasrochan Reply:

    kenapa harus diperdebatkan masalah do’a, apalagi pake hadist shoheh atau hadist dhoif. menandakan sempitnya pandangan agamanya.
    gak ada dalil atau landasan: berdo’alah sebagaimana do’a hadis shoheh atau hadist tidak shoheh.
    Bukankah dalil do’a: ‘ud’uniyy Astajib lakum “mintalah pada-Ku, Aku kabulkan permintaanmu”
    bukannya: Da’ bi hadistin shoheh au ala bi hadistin dhoifin “berdo’alah dengan hadist shoheh atau hadist dhoif”
    Jadi klo bertanya masalah do’a, ada landasan hadist sohehnya atau tidak, itu org gila yg gak tau agama
    (جنون الذين لا يفهمون الدين )

    Reply

  2. 14-6-2012 at 07:39 | #2

    çet, cet, mynet sohbet, mynet

    Reply

  3. adam
    27-8-2012 at 22:34 | #3

    Islam identik dgn akhlaq yg mulia, jd mari memberikan komentar & respon dgn kata2 hikmah dan baik..

    Alhmadulillah, izin u/ copy..

    Reply

  4. Jim
    27-9-2012 at 08:33 | #4

    Alangkah bagus klo dibuat versi word atau pdf jadi bisa didownload
    dan tolong ada sebagian doa yang hurufnya tidak ada barisnya

    Reply

  5. halim
    21-1-2013 at 06:17 | #5

    assalamu alaikum
    mohon maaf yach!!
    apa tidak salah terjemahan surat Q.S.26 (Asy-Syu’araa) ayat 83 di Al Quran menjelaskan: (Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
    di blog ini menjelaskan : (Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah (agar aku menjadi orang yang bijaksana) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang shaleh”.
    perbedaannya itu pertemuan dan masukan
    kalau doa sebelum nikah itu ada pada surat Al Furqon ayat 74
    Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

    Reply

  6. yazid
    25-2-2013 at 09:58 | #6

    tulisan yang mencerahkan. alhamdulillah, mohon ijin share boleh ya?

    Reply

  7. 26-3-2013 at 09:28 | #7

    Jadi klo bertanya masalah do’a, ada landasan hadist sohehnya atau tidak, itu org gila yg gak tau agama ( ini komentar dari Nasrochan ).

    Seharusnya setiap pertanyaan dijawab dengan arif dan bijaksana, tentunya bagi penanya memang dia tidak tahu sehingga perlu bertanya. Dan jawablah saudara kita yang bertanya tersebut dengan penuh santun, bila anda memang menguasai jawabannya dengan benar. Karena Rasulullah tidak pernah menjawab pertanyaan sebodoh apapun dengan kata-kata kasar.

    Reply

    berita terkini Reply:

    Setuju,.. biasanya jawaban yang kasar hanya muncul dari orang orang yang kurang berilmu dan beradap, sertamenunjukkan kesempitan ilmu dan akhlaknya.

    Reply

  8. 2-3-2014 at 18:44 | #8

    Selamat sore, Salam Kenal Buat Yg EM-punya web, Terimakasih untuk informasinya….

    Reply

Comment pages
1 4 5 6687
4+4=? (Wajib diisi)