Home » Info » Lain-lain » Hati-hati Modus Penipuan Di Sekitar Anda

Hati-hati Modus Penipuan Di Sekitar Anda

1 Dec. 201620 comments
Hati-hati Modus Penipuan Di Sekitar Anda

Upaya penipuan lewat SMS mungkin sudah sudah sering kita terima yang isinya biasanya kita memenangkan hadiah ini itu dsb, atau kita dikirimin no rekening bank supaya kira segera transfer ke nomor rekening tsb.

Upaya penipuan lewat telpon langsung juga sudah sering dialamai oleh beberapa teman dengan modus katanya adik/saudarnyanya ditangkap polisi karena kasus narkoba, saat ini ada di kantor polisi dan kalau mau dibebaskan diminta untuk transfer sejumlah uang sekian sebagai jaminan/tebusan.

Upaya penipuan lewat telpon baru saja saya alami sekitar seminggu yang lalu. Kronologinya, penipu menghubungi saya melalui telpon seluler mengaku ustadz atau pengurus pondok pesantren tempat anak saya nyantri. Isi berita katanya anak saya (penipu bisa menyebutkan nama anak saya lengkap) habis ikut kegiatan olah raga kemudian terjatuh dan saat ini kondisinya dalam keadaan tidak sadarkan diri (pingsan).

Kemudian kita diminta menghubungi seorang ustadz yang pertama menangani anak saya tersebut. Segera saya telpon “ustadz” tsb. Isi pembicaraan katanya anak saya sudah ditangani di klinik pesantren dan kondisinya dalam keadaan tidak sadarkan diri (pingsan), berdasarkan diagnosa dokter klinik katanya di bagian belakang kepala si anak ada memar bekas benturan yang mengakibatkan penyumbatan aliran darah ke otak.

Dengar berita seperti itu siapapun mungkin bisa panik termasuk saya. Apalagi kemudian di ujung telpon si “ustadz” tsb mengakabarkan bahwa saat ini anaknya sedang dimasukkan ke dalam ambulan untuk dirujuk/dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut dan mohon doanya dari bapak untuk hasil yang terbaik (tambah lemes lagi kita).

Lantas kita diminta untuk menghubungi dokter “anu” di rumah sakit yang akan dituju tersebut. Di sini saya mulai curiga kok cepet banget dia bisa dapat nomor telpone dokternya padahal tadi katanya masih di dalam ambulan belum berangkat ke rumah sakit (pelayanan prima banget nih rumah sakit). Tapi saya penasaran akhirnya saya hubungi juga si “dokter” tersebut.

Di ujung telpon : dari siapa? saya bilang ayah si anu (nyebut nama anak saya) eee dia responnya cepet banget, oh yaaa pak yang rujukan yaaa … begini pak! Berdasarkan diagnosa awal dari dokter klinik katanya di bagian belakang kepala anak bapak ada memar bekas benturan yang mengakibatkan penyumbatan aliran darah ke otak dan harus segera ditangani, kalau gak segera ditanganai bisa mengancam keselamatan jiwa anak bapak, kita sedang menguapayakan tindakan yang terbaik mohon doanya dan kita juga sedang menyiapkan sebuah alat yang harus dipasang di kepala anak bapak.

Lantas saya tanya, terus berapa harganya? dia jawab 7,5 juta dan sekarang juga harus segera dibayar via transfer, kemudian dia tanya apakah bapak ada uang Rp. 7.5 juta? Saya jawab gak ada pak! saya gak punya uang segitu, eee dia masih ngotot tanya lagi, adanya berapa?, saya jawab, adanya Rp. 100 rb, eee dianya masih ngeyel bilang masa sih bapak gak punya uang Rp. 7.5 sambil bilang kalau anaknya segera butuh tindakan darurat.

Kemudian saya bilang yaudah bapak pasang aja alatnya nanti saya bayar langsung di tempat (kalau saya udah sampai di rumah sakit), dia bilang gak bisa pak, kenapa gak bisa pak, (ketika dia mulai terpojok lantas cari2 alasan ini itu dll), akhirnya saya bilang yaudah pak nanti saya cari utangan dulu yaaaa, dia jawab ok pak ditunggu yaaa kabarnya (telpon ditutup).

Dari percakapan terakhir tersebut saya yakin se yakin-yakinnya kalau ini pasti upaya penipuan. Untuk memastikannya, kemudian saya telpon wali kelas anak saya dan alhamdulillah keadaan anaknya baik-baik saja, malahan dia sempat pesen ke saya sebagai ayahnya agar hati-hati dengan modus-modus penipuan seperti itu karena katanya sudah ada beberapa yang jadi korban dengan kerugian uang jutaan rupiah.

Setelah kejadian itu, kemudian muncul ide buat ngusilin beberapa nomor penipu, yakni kita terror dengan cara miscall siang malam menggunakan private number (nomor pribadi). Setelah saya kerjain, dua hari kemudian nomor para penipu sudah tidak bisa dihubungi lagi heeee.

Entah karena dia kesal dimiscall-miscall terus menggunakan private number atau mungkin masih penasaran untuk menipu saya atau mau ngerjain balik, dua hari kemudian kejadian lagi (upaya penipuan) hampir mirip dengan kejadian sebelumnya.

Kali ini giliran ngaku-ngaku ustadznya anak saya yang pertama (kebetulan kakak adik ada di pesantren yang sama), modusnya hampir sama, mengabarkan kalau anak bapak habis ikut kegiatan olah raga kemudian terjatuh dan saat ini kondisinya dalam keadaan tidak sadarkan diri (pingsan). Bapak diminta untuk segera datang ke pesantren. Tapi saya udah curiga kayaknya ini komplotan yang kemarin mau menipu saya soalnya suaranya mirip. Untuk memastikan kalau berita itu bohong, saya hubungi ustadz anak saya, dan kondisi anak alhamdulillah baik-baik saja. Kata Bang Napi WASPADALAH !!! WASPADALAH !!!

Tips Menghadapi Penipuan via Telepon

  • Bila anda menerima telpone yang mengatakan anak anda, atau keponakan anda dsb terkena kasus narkoba, kecelakaan dll, tak perlu panik berlebihan. Usahakan tetap tenang dan jangan lupa sambil berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT meminta perlindungan dari upaya-upaya orang jahat.
  • Kadang pelaku sengaja menghubungi target pada tengah malam atau dinihari, ketika seseorang terjaga dari tidur, kesadaran kadang tidak langsung 100 persen. Dalam kondisi seperti itu, biasanya seseorang lebih mudah diperdaya.
  • Modus penipuan seperti itu biasanya mempunyai pola, yaitu pada tahapan tertentu, penipu via telepon umumnya meminta uang kepada anda, diminta mentransfer sejumlah uang, untuk jaminan pembebasan anaknya yang ditahan polisi (jika kena kasus narkoba) atau uang itu akan digunakan untuk membeli alat tertentu (jika penipuan dengan modus anaknya kecelakaan). Jika seperti itu anda patut yakin bila penelpon tak dikenal itu sedang mencoba menipu Anda.
  • Selanjutnya terserah anda. Boleh langsung menutup percakapan telepon, atau mungkin sekalian dikerjain balik dengan berakting seolah menuruti kehendak si penipu tapi ujung2nya kita abaikan atau bisa aja kita transfer tapi jumlahnya Rp.1000,- (SERIBU RUPIAH) heeeee (pasti dia sewot dan marah2).
  • Dan untuk memastikan bahwa ini adalah 100% penipuan maka anda bisa menghubungi anak, saudara, teman anak atau pihak sekolah dan lain sebagainya dan memastikan kalau anak anda baik2 saja.
  • اَللهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرّمَا صَنَعْتُ وَمِنْ شَرّ كُلّ ذِىْ شَرّ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Mudah-mudahan artikel tentang Hati-hati Modus Penipuan Di Sekitar Anda ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. UU No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat
  2. Heboh, Video Dua Jet Tempur Mengejar UFO
  3. Cara Membuat Crop Circles
  4. Lima Puluh Blog Paling Berpengaruh di Dunia
  5. WordPress Memenangkan CMS Award 2009
  6. Cara Setting GPRS XL Via SMS Dan Manual
  7. Online Satu Jam Per Hari Tingkatkan IQ
  8. Firefox 4 beta akan dirilis bulan Juni
  9. Tips Cara Berhenti Merokok
  10. Cara Mencegah Osteoporosis
  1. 2-12-2016 at 07:28 | #1

    saya pernah beberapa kali mendapt telp palsu, tak layani saja sampe pulsanya penipu jebol padahal saya sudah tahu klo penipuan

    Reply

  2. 17-2-2017 at 22:13 | #2

    terimaksih banyak pak atas infonya..mudah mudaham setelah adanya artikel ini korban penipuan akan terus berkurang.

    Reply

  3. 5-3-2017 at 18:05 | #3

    Ajib..ketemu juga hal yang seperti ini. Makasih kak infonya. Sering nemu sms yang kayak gini soalnya..wah..harus lebih hati-hati lagi nih..

    Reply

    Jenny Reply:

    Great Blog i would say. Thank you for sharing such information on Carefully mode Fraud In Your Neighbourhood with us.

    Reply

  4. 5-4-2017 at 11:41 | #4

    maksih banget tuh tipsnya, kalau aku kadang suka marah marah kalau ada curiga indikasi penipuan..orang penipu kaya gitu harus diberi pelajaran..

    Reply

  5. 20-4-2017 at 01:37 | #5

    blognya bagus… tp kok dah lama ga di update yah?

    Reply

  6. 24-4-2017 at 13:57 | #6

    terimakasih informasinya, artikelnya sangat seru sekali untuk saya baca ketika bersantai, memang harus berhati-hati, karena dijaman modern ini semuanya serba mudah untuk melakukan aksi penipuan.

    Reply

  7. 27-4-2017 at 18:07 | #7

    bener banget nih kata agan, harus hati dengan modus penipuan jaman sekarang

    Reply

  8. 28-4-2017 at 04:28 | #8

    sangat bermanfaat
    Thanks infonya……

    Reply

  9. 5-5-2017 at 08:53 | #9

    Beberapa kali secara pribadi saya mengalami percobaan penipun dan sekali bener2 tertipu meskipun saya sudah sangat curiga tetapi akhirnya kena juga, harus sangat hati2

    Reply

  10. 17-5-2017 at 19:16 | #10

    biasanya yang mudah terperdaya ibu-ibu, karena hati seorang ibu lebih perasa.
    Mudah-mudahan dengan membaca tips ini bisa buat antisipasi kedepannya.

    Reply

Comment pages
1 2 2986
5+8=? (Wajib diisi)