Cari Tahu Mengapa Perempuan Sulit Orgasme!
Berdasarkan penelitian, sekitar 12 persen perempuan tidak pernah mencapai klimaks dalam hidupnya dan 75 persen tidak orgasme (orgasme belum tentu mencapai klimaks). Statistik tersebut tentunya cukup mencengangkan. Lantas, apa penyebabnya?
Banyak faktor yang menyebabkan perempuan tidak merasakan orgasme dalam berhungan seks dengan pasangan. Dikutip Detikhot dari BBC News, Jumat (6/11/2009), menurut seorang Psychosexual Therapist, Paula Hall, ada tiga faktor penyebab, yakni faktor fisik, medis dan psikologis.
Faktor fisik
Penyebab yang paling sering adalah tidak tersentuhnya klitoris saat berhubungan intim. Padahal sebenarnya sebagian besar perempuan membutuhkan sentuhan langsung untuk merasakan orgasme.
Penyebab lainnya adalah kelelahan atau dalam keadaan sakit. Tubuh perempuan tidak dapat dipaksakan untuk berhubungan.
Faktor Medis
Beberapa penyakit dapat membuat perempuan sulit merasakan orgasme. Penyakit-penyakit seperti vaskular, neurologis atau kekurangan hormon kerap menjadi faktor medis susahnya mencapai orgasme.
Efek samping dari obat tertentu juga dapat menyebabkan perempuan tidak orgasme. Selain itu, operasi panggul juga dapat merusak saraf, sehingga perempuan susah untuk terangsang. Kalau hal-hal di atas terjadi, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter Anda.
Faktor Psikologis
Dalam faktor psikologis, cara menanggulanginya terbilang gampang-gampang susah. Faktor psikologis penyebabnya ada di dalam pikiran, sehingga Anda tidak dapat fokus dalam “permainan”.
Kekhawatiran karena takut terdengar anak, kurang percaya diri pada bentuk tubuh, atau tidak merasa nyaman dengan tempat bercinta menjadi contoh penyebab sulitnya perempuan merasakan orgasme karena faktor psikologis. Sumber : www.detikhot.com
Rosulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa diantara kamu menyetubuhi istrinya, tunjukkanlah kelaki-lakianmu kepadanya . Jika ia telah mencapai kepuasan sedangkan istrinya belum, janganlah terburu-buru meninggalkannya sehingga ia juga mencapai kepuasannya”. (HR. Anas)
Kata Imam Ghozali di dalam Kitab Ihya Ulumiddin makruh hukumnya suami istri berhubungan intim tanpa pemanasan (foreplay).
wanita yang nggak pernah orgasme pasti deh tertekan
Reply
Saat hubungan intim, anda harus fokus, menikmatilah indahnya hubungan intim, jika terasa enak, tidak, ato kurang enak posisi dll. bicarakan. jangan dipendam.
Reply
Jika anda terasa nikmat, kemukakan saat ini anda lg nikmat, maka pasangan kita biasanya lebih menggebu2, maka kita pun akan terasa lebih nikmat dan biasanya akan mencapai orgasme.
Reply
Jika tidak nyaman katakan,jangan diam saja, karena jika suami telah mencapai orgasme maka selesai.. Saat kita belum mencapai orgasme, para suami pun jarang mau menghiraukan. karena sang suami udah kelelahan
Reply
asyik nih dibacanya huhuhu.. seru….
Reply
Masalahnya di sini, problem psikis bukanlah hal yang bisa dijelaskan secara rasional.
Reply
- Terlalu perfeksionis
Semua ingin serba sempurna. Mulai dari cara berhubungan seks, suasana, sampai mood yang harus benar-benar dalam keadaan sempurna.
Reply
- Takut lepas kendali
Sifat ini memengaruhi banyak aspek dalam hidup Anda, bukan hanya pada seks.
Reply
- Kepercayaan diri yang rendah
Lebih khawatir dengan bentuk badan daripada menikmati rangsangan seksual dengan pasangan adalah pembunuh utama nafsu Anda.
Reply
- Merasa malu atau bersalah terhadap seks
Hal ini mungkin disebabkan masa kecil yang kurang baik atau karena adanya suatu trauma seksual.
Reply
- Kecemasan
Perasaan cemas yang menghantui pikiran Anda setiap saat dapat memengaruhi hubungan seks yang dilakukan.
Reply
- Menjadi seorang penonton
Anda mungkin bisa mengatakan menunggu ketika sedang memasak air yang tidak kunjung mendidih. Nah hal ini juga berlaku dalam orgasme. Jika Anda terus menunggu momen itu, Anda malah tidak akan dapat menikmatinya.
Reply
- Hubungan yang bermasalah
Anda tentu tidak dapat mengharapkan dapat meraih seks yang menyenangkan dengan seorang musuh. Jika ada ketegangan dalam hubungan Anda, selesaikan terlebih dahulu sebelum Anda masuk ke dalam ruang tidur.
Reply
Nah, jika kesemua atau beberapa faktor di atas Anda alami, jangan takut. Sebab ada solusi sederhana yang dapat Anda coba.
Reply
JIka Anda merasa tidak mendapat stimulasi yang diharapkan, Anda mungkin perlu menunjukkan bagian mana yang dapat membuat Anda merasa nyaman.
Pertama, coba eksplorasi tubuh Anda sendiri. Jelajahi setiap bagian, lalu coba ingat-ingat dan kalau perlu catat bagian mana yang menimbulkan sensasi rasa nikmat.
Kemudian saat Anda melakukan hubungan intim, coba letakkan tangan di atas tangan pasangan dan secara perlahan coba arahkan ke bagian yang dapat menimbulkan rangsangan pada Anda.
Jika masih ada rasa canggung untuk melakukannya, minta pasangan Anda menunjukkan bagian mana yang paling peka terhadap rangsangan, kemudian tunggu giliran Anda memainkannya!
umumnya cara wanita menikmati seks berbeda dengan laki2.
Reply
kalo laki2 lebih ke arah rangsangan fisik aja uda bisa, tapi wanita tidak, karena kalo pada wanita juga melibatkan pikiran dan emosi/perasaan.
Reply
walau setengah mati merangsangnya, tapi kalo dalam hatinya dia tidak menghendaki hubungan itu ato lagi memendam rasa kesal , maka dia ga bakal orgasme.
Reply
begitu juga semisal saat melakukan hubungan dia dalam keadaan stress (banyak pikiran) akan sulit juga untuk bisa orgasme…
Reply
jadi saat melakukan hubungan seks dengan wanita, pastikan dia dalam keadaan rileks dan juga dia menginginkannya.
Reply
beri perhatian padanya, dan tanyakan apa yang dia sukai dan tidak. karena dalam berhubungan seks juga diperlukan komunikasi yang baik, sehingga sama2 tau apa yang diinginkan, apa yang disukai/tidak dari pasangan.
Reply
BERHUBUNGAN intim tanpa orgasme bagaikan sayur kurang garam. Celakanya, tak sedikit wanita yang mengalaminya.
Reply
Banyak faktor yang jadi penyebab kegagalan merasakan sensasi kenikmatan seksual tersebut, salah satunya karena beban psikis dan kurangnya rangsangan yang efektif dari pasangan.
Reply
Diduga sekitar 20-40 persen perempuan menikah mengalami disfungsi orgasme atau sulit mencapai puncak kepuasan seks.
Reply
Meski cukup banyak yang sulit mencapai orgasme, ternyata secara umum perempuan lebih suka bicara jujur ketimbang pura-pura puas. Namun, tak sedikit pula yang mengaku terkadang berpura-pura orgasme untuk menyenangkan pasangannya.
Reply