Home » Info » Optimasi Wordpress » Wordpress » Cara Mengembalikan Postingan Yang Hilang, Terhapus, Rusak Dll

Cara Mengembalikan Postingan Yang Hilang, Terhapus, Rusak Dll

31 Oct. 2012108 comments
Cara Mengembalikan Postingan Yang Hilang, Terhapus, Rusak Dll

Cara mengembalikan postingan yang hilang, terhapus, rusak dllPernah kehilangan semua postingan di sebuah blog (wordpress, blogspot dll)? Jika hal tersebut menimpa kita pasti kita akan sedih, kesal, marah, bete, galau dan lain sebagainya. Kalau kita punya backup-nya, kehilangan postingan di sebuah blog tidak terlalu menjadi persoalan, karena tinggal kita kembalikan backup-nya (baik dalam bentuk sql database, xml atau file revisi dll) maka data-data postingan akan kembali seperti sebelumnya. Oleh karenanya senantiasa melakukan backup adalah hal yang harus rutin dilakukan walaupun kadang-kadang sangat menjemukan seperti yang pernah saya tulis di postingan ini : Pentingnya Backup Data.

Lantas bagaimana jika kehilangan postingan di sebuah blog dan jumlahnya sudah sangat banyak tapi tidak mempunyai backup-nya, baik dalam bentuk sql database, xml atau tulisan yang disimpan di server lokal atau komputer dan lainnya? Apakah gara-gara hal tersebut anda akan memutuskan berhenti ngeblog? Atau anda akan menulis ulang? Rasanya hal tersebut akan sangat menyita waktu anda. Lantas bagiaman cara mengembalikannya? Manfaatkan Google Cache.

Cara Mengembalikan Postingan Yang Hilang Dengan Google Cache :

Untuk mengembalikan postingan yang hilang disebabkan karena blog rusak, kena malware, phising, kena hack dan lain sebagainya dan kebetulan kita tidak mempunyai backup-nya, maka sebenarnya kita masih bisa mengembalikannya yakni dengan memanfaatkan Cache atau tembolok yang disimpan di server Google dengan syarat postingan pernah terindek sebelumnya dan cache dari postingan masih tersimpan di server mesin pencari tersebut (belum dihapus/update). Ini sebenarnya cara lama tapi masih cukup manjur (obat kali manjur).

  1. Buka halaman Google.co.id.
  2. Di kotak pencarian ketik : site:namadomain.com kemudian enter.
  3. Setelah melakukan langkah kedua anda akan melihat semua hasil pengindekan Google yang berasal dari blog/web anda baik untuk halaman postingan, halaman (page), category, tag dan lain sebagainya.
  4. Kemudian arahkan mouse di area postingan yang akan kita buka halaman cachenya, maka di sebelah kanan akan muncul tanda » (right pointing), selanjutnya arahkan mouse ke tanda tersebut maka di sebelah kanannya akan muncul judul postingan, url dan link Cache dari postingan tersebut. Buka link Cache tersebut dengan cara klik kanan pada mouse, pilih open link in new tab.
    Google Cache
  5. Alternatif lainnya, buka salah satu halaman postingan yang ada di hasil pengindekan tersebut dengan cara klik kanan pada mouse (open link in new tab). Setelah halaman postingan tersebut terbuka biasanya akan ketemu halaman 404 error page karena postingan blog anda tidak ditemukan.
  6. Untuk melihat Google Cache dari postingan tersebut, di bagian addressbar (jika menggunakan browser Google Chrome), tambahkan “cache:” (tanpa tanda petik) di depan URL postingan tersebut, kemudian enter. Jika anda beruntung maka akan ditampilkan Webcache (Google) dari postingan tersebut secara lengkap sampai dengan bagian komentar. Ini diasumsikan jika browser Chrome anda secara default telah disetting menggunakan Google untuk hasil pencariannya. Jika menggunakan browser Mozilla Firefox, untuk melihat Google Cache dari postingan tersebut, di bagian kotak pencarian (pojok kanan atas), tambahkan “cache:” (tanpa tanda petik) diikuti URL postingan tersebut, kemudian enter. Ini diasumsikan jika browser Mozilla Firefox anda secara default telah disetting menggunakan Google untuk hasil pencariannya.
  7. Jika halaman Google Cache sudah terbuka kemudian salin atau copy paste isi postingan tersebut, bisa langsung ke blog anda seperti ketika membuat postingan baru, atau bisa disalin ke server lokal menggunakan Instan WordPress atau disalin ke komputer dengan menggunakan Ms Word dan sejenisnya.
  8. Agar aksesnya lebih cepat kita bisa memanfaatkan fitur Text-only version.
  9. Lakukan hal yang sama untuk postingan atau halaman yang lainnya.
  10. Untuk gambar yang ada di postingan terkadang tidak ikut ditampilkan di Google Cache dari postingan tersebut (hanya ditampilkan kata kuncinya/titel yang berasal dari pemberian tag ALT atau Titel pada gambar). Untuk mengambil gambarnya kita bisa memanfaatkan fitur khusus untuk pencarian gambar yang ada di Google dengan cara ketik nama ALT/TITEL seperti yang ada pada gambar postingan tersebut beri spasi tulis URL blog anda, atau ALT/TITEL spasi nama blog atau URL postingan kemudian tekan enter. Jika beruntung (gambar sudah masuk dalam indexnya Google) maka anda akan menemukan gambar-gambar yang anda inginkan untuk kemudian anda salin/copy gambar-gambar tersebut.

Catatan :

  1. Dengan cara ini saya tidak bisa menjamin bahwa postingan anda akan bisa dikembalikan secara utuh (sesuai jumlah postingan yang hilang), hal itu tergantung kepada crawl update yang dilakukan oleh Google. Jika kejadiannya belum lama maka kemungkinan untuk menampilkan Google Cache masih sangat besar, namun jika kejadiannya sudah cukup lama maka besar kemungkinan Google Cachenya sudah dihapus dari server karena sumber postingan tersebut sudah tidak ada lagi.
  2. Ketika anda akan menyalin postingan dari Google Cache ke dalam sebuah postingan (seperti membuat postingan baru), maka URL permalink postingan tersebut harus dibuat sama persis dengan URL postingan yang pernah terindex mesin pencari sebelumnya, lihat panduan cara setting permalink wordpress. Tujuannya supaya tidak terlalu banyak muncul halaman 404 error page karena URL telah berubah, kecuali anda memang berniat mengganti model permalink maka harus anda setting terlebih dahulu (bisa menggunakan plugin atau file .htaccess) supaya permalink dari postingan yang lama akan diredirect secara otomatis ke permalink yang baru.
  3. Postingan ini saya dedikasikan untuk beberapa sahabat saya yang sedang sedih karena blognya sedang bermasalah dan semua isi postingan hilang, sementara backupnya juga tidak punya. Mudah-mudahan postingan ini bisa sedikit membantu, dan tentunya harus tetap semangat.
  4. Google cache juga bisa dimanfaatkan untuk membuka sebuah halaman web yang sedang down (tidak bisa diakses) dan agar aksesnya lebih cepat kita bisa memanfaatkan fitur Text-only version.
Mudah-mudahan artikel tentang Cara Mengembalikan Postingan Yang Hilang, Terhapus, Rusak Dll ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Mengenal lebih Dekat Data Center Milik Google
  2. Cara Mendeteksi Pembohong di Sekitar Anda
  3. Google Weddings, Situs Khusus Para Calon Pengantin
  4. Cara Setting GPRS XL Via SMS Dan Manual
  5. Bing Maps Tantang Google Maps
  6. “Air”, Tema Global “Blog Action Day 2010”
  7. Akses Internet adalah Hak Asasi Manusia?
  8. 88 Cara Inspiratif Berburu Ide untuk Blog
  9. Lima Puluh Blog Paling Berpengaruh di Dunia
  10. Nikmati Promo Kartu Kredit BCA Bagi Pecinta Kuliner
  1. 31-10-2012 at 15:36 | #1

    Beuhh…mantabs tenan…pas banget nih sama derita yang sedang saya alami, tapi mas alwi, permalink saya sudah berubah apa bisa “how to nya” di posting disini??

    thanks

    Reply

  2. 31-10-2012 at 22:40 | #2

    Lha kalo yang hilang total seperti blognya mas aming itu gimana mas? berarti harus kopas semua dari cache ya? Ribet juga yak :D

    Reply

    aming Reply:

    kemarin dah coba ketik di google.co.id nama domain saya,
    ampun dah….resultnya itu….harus dipilih2 mana cache tulisan saya dan mana yg bukan…pasrah…

    Reply

  3. 1-11-2012 at 01:34 | #3

    Wah kalau kejadian hilang semua ampun dah..nampaknya akan membosankan sekali jika harus kopas satu per satu tulisan dari cache tersebut, oh iya cache dalam google itu berapa lama? apakah selamanya?

    Reply

  4. 1-11-2012 at 11:53 | #4

    wah manteb nieh om, kemarin saya pernah mengalami hal seperti ini dan saya juga menggunakan cara seperti yang om buat ini, al hasil postingan saya yang ilang bisa saya copas lagi dari google cache, tapi yang jadi masalah buat saya apakah postingan saya yang saya copas dari google cache itu tidak di anggap spam sama google

    Reply

  5. 1-11-2012 at 11:57 | #5

    saya pernah merecovery 1000 posting lebih dengan mencocokkan url nya agar sama dengan sebelumnya dari report error dari webmaster central…. huahuahuaaaa…., sebagain besar justru dari yahoo cache, soalnya klo gugel cepet indexnya, tapi saat server meleduk, cepet juga di delete dari cache [baru seminggu sebagian besar sudah ilang], sementara yahoo berminggu minggu belum terhapus dari cache…

    Reply

  6. 1-11-2012 at 13:03 | #6

    Kalau tahu ada cara begini, paling tidak waktu blog saya kemarin bermasalah masih bisa diselamatkan isinya, walaupun mungkin tidak bisa 100%.

    Reply

  7. 2-11-2012 at 14:05 | #7

    mantap … tips yang bermanfaat.

    Reply

  8. 5-11-2012 at 23:05 | #8

    gak bisa gan cachenya uga gk ada :((

    Reply

  9. 6-11-2012 at 20:38 | #9

    Nah kalo cachenya udah ndak ada, seperti gan Mukhlis, alteratifnya gimana lagi dong,

    Reply

  10. 8-11-2012 at 15:59 | #10

    Sama persis yang saya lakukan dulu om, ketika blog saya error databasenya… pungutin satu-satu di google cache…
    Lumayan 80% recover:-)

    Reply

Comment pages
1 2 3 11 2807
3+8=? (Wajib diisi)