Cara Mendisable Akses Directory WordPress

18 May. 201154 comments

Cara Mendisable Akses Directory WordPress. Secara default, beberapa direktori atau folder yang ada di WordPress (self hosting) bisa diakses isinya oleh pengunjung umum (publik). Misalnya ketika anda ketikkan di browser dengan url seperti ini : http://namadomain.com/wp-content/uploads/ atau  http://domain.com /wp-includes/, maka file-file yang ada di folder atau direktori tersebut akan bisa dilihat oleh pengunjung.

Settingan default seperti tersebut sebenarnya kurang baik untuk keamanan WordPress. Ibarat sebuah rumah kita membiarkan pintu dan jendela terbuka tanpa kunci atau gembok sehingga orang lain akan dengan leluasa melihat isi rumah kita.

Untuk meningkatkan keamanan dari ulah orang-orang iseng, maka settingan default tersebut harus diganti agar beberapa direktori atau folder yang ada di WordPress (self hosting) tidak bisa diakses isinya oleh pengunjung umum (publik). Setting bisa dilakukan melalui file .htaccess, httpd.conf atau Cpanel.

1. Disable direktori browsing/akses menggunakan .htaccess

    • Buka file .htacces yang ada di root direktori hosting.
    • Tambahkan kode berikut ini di dalamnya
    # disable directory browsing
    Options All -Indexes

    Dan atau :

    # PREVENT FOLDER LISTING
    IndexIgnore *

    2. Disable direktori browsing/akses menggunakan httpd.conf (dedicated server)

    • Buka httpd.conf, biasanya terletak di /usr/local/apache/conf or /etc/httpd.conf
    • Buka bagian Virtual Host settings dan lihat pada bagian ”Options Indexes
    • Ganti Indexes ke -Indexes pada bagian Option Indexes, jika opsi ini tidak ada, anda bisa menambahkan baris Options -Indexes di dalamnya.
    • Restart apache web server Anda.

    3. Disable direktori browsing/akses lewat CPanel hosting

    • Login ke CPanel
    • Klik pada icon Index Manager yang ada di menu Advanced
    • Klik Go, setelah itu akan ditampilkan list dari direktori yang ada,  pilih pada bagian direktori atau folder yang akan didisable direktori browsingnya, kemudian beri ceklist pada bagian No Indexing, settingan defaultnya adalah Default System Setting
    • Klik Save (simpan)

    Dengan cara-cara tersebut di atas maka direktori atau folder WordPress anda tidak akan bisa diakses oleh pengunjung (disable direktory browsing), dan ketika ada pengunjung yang akan mengakses/membuka salah satu direktori biasanya muncul peringatan Error 403 : Access forbidden! You don’t have permission to access the requested directory. There is either no index document or the directory is read-protected. If you think this is a server error, please contact the webmaster.

    Untuk mengatasi munculnya Error 403, silahkan buat file PHP pada direktori yang akan didisable directory browsingnya dengan nama index.php isinya seperti ini :

    <?php
    // Silence is golden.
    ?>

    dengan kode di atas ketika ada pengunjung yang akan mengakses/membuka salah satu direktori biasanya munculnya adalah halaman kosong.  Atau mungkin bisa juga diisi dengan sebuah notifikasi*) misalnya “Hayoooo mau lihat apaan nich ngintip-ngintip … !!!“, dan supaya tampilannya rada keren bisa ditambahkan sedikit style misalnya dengan :

    <div style="background:#ccc;color:red;font-size:50px;font-weight:bold;text-shadow:1px 1px 2px #000;text-align:center;height:500px;padding:50px">Hayoooo mau lihat apaan nich ... !!!</div>.

    Postingan ini saya buat untuk menjawab beberapa pertanyaan dari para komentator, sekaligus melengkapi postingan sebelumnya tentang Tips menjaga dan melindungi keamanan wordpress.

    *) cmiiw

    Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

    1. Membuat Anti Spam Dengan WP-reCAPTCHA
    2. Cara Melindungi Gambar Dari Pencurian Bandwidth
    3. Cara Setting Permalink WordPress Untuk SEO, Performa dan Usability
    4. Cara Mencegah atau Menghalau Spambot
    5. Cara Menggabungkan File CSS WordPress
    6. Cara Setting Plugin Platinum SEO Pack
    7. Cara Merapikan Keyword Plugin STT2
    8. Daftar Ping Service WordPress
    9. Cara Mengganti Username Dan Password WordPress
    10. Mematikan Fungsi Autolink di Kotak Komentar
    1. ups
      29-12-2011 at 01:39 | #1

      Mas kalo ade tulisannya begini bagaimana yach..?

      Forbidden

      You don’t have permission to access / on this server.

      Additionally, a 403 Forbidden error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.

      apa yg mesti saya lakukan..? (tolong pencerahannya)

      Reply

      hadi Reply:

      sy jg sama tp bukan liat punya orang lain, cuma tes punya sendiri.

      Reply

    2. 28-1-2012 at 04:19 | #2

      Wow….Berhasil “Hayoooo mau lihat apaan nich … Keluar sebelum saya mengetahuinya….!!!”

      Kerrrren Habis,

      Thank’s Ya

      Reply

    3. 12-2-2012 at 11:50 | #3

      mas,
      sy pemula, sy utak atik cpanel (file manager), krn ada peringatan disk space penuh maka sy hapus semua file di direktori root. skrg kosong semua, kira2 msh bisa gak mas dikembalikan file2 defautl bawaan cpanel seperti semula. klo tdk bisa ya itung-itung rugi Rp.150rb beli hostdomain deh.
      tolong solusinya ya mas.

      Reply

    4. 20-2-2012 at 21:01 | #4

      Thanks buat tutorialnya, berhasil di coba di blog ane. oya mo tanya nih gimana ya cara buat nganti login wp ?

      Reply

    5. 21-2-2012 at 11:38 | #5

      Alhamduliilah berhasil, thax banget tutorialnya mas…

      Reply

    6. 21-2-2012 at 16:05 | #6

      terimakasih mas …
      atas postingan ini saya jadi terbantu …
      salam …

      Reply

    7. 20-3-2012 at 23:09 | #7

      Haiyaaahhh…
      Blog ane kena hack…
      Username gak bisa dirubah nih…
      Pusing deh…
      Huh….

      Reply

    8. 30-3-2012 at 09:41 | #8

      wah mantap,,
      ijin nyimak.. :)

      Reply

    9. 30-3-2012 at 12:07 | #9

      info yg bermanfaat…

      Reply

    10. 8-4-2012 at 19:11 | #10

      segera saya praktekkan pak..

      Reply

    Comment pages
    1 3 4 5 6 2365
    4+7=? (Wajib diisi)