Home » Pernikahan » Bacaan Sighat Ta’lik Setelah Akad Nikah

Bacaan Sighat Ta’lik Setelah Akad Nikah

26 Aug. 201018 comments
Bacaan Sighat Ta’lik Setelah Akad Nikah

Berikut ini adalah Sighat Ta’lik yang dibacakan oleh suami sesudah akad nikah atau setelah ijab dan qobul nikah :

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

WA AUFUU BIL ‘AHDI INNAL ‘AHDA KAANA MAS’UULAA

وَأَوْفُواْ بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْؤُولاً

“ Tepatilah janjimu, sesungguhnya janji itu kelak akan dituntut.”

SIGHAT TA’LIK YANG DIUCAPKAN SESUDAH AKAD NIKAH SEBAGAI BERIKUT :


Sesudah akad nikah, saya :
………………………………………. bin ……………………………………. berjanji dengan sesungguh hati bahwa saya akan mempergauli istri saya yang bernama : ………………………….. binti ……………………………….. dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf) menurut ajaran Islam.

Kepada istri saya tersebut saya menyatakan sighat ta’lik sebagai berikut :
Apabila saya :

1. Meninggalkan istri saya selama 2 (dua) tahun berturut-turut;
2. Tidak memberi nafkah wajib kepadanya 3 (tiga) bulan lamanya;
3. Menyakiti badan atau jasmani istri saya;
4. Membiarkan (tidak memperdulikan) istri saya selama 6 (enam) bulan atau lebih,

Dan karena perbuatan saya tersebut, istri saya tidak ridho dan mengajukan gugatan kepada Pengadilan Agama, maka apabila gugatannya diterima oleh Pengadilan tersebut kemudian istri sayamembayar uang sebesar Rp. 10,000,- (sepuluh ribu rupiah) sebagai ‘iwadl (pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.

Kepada Pengadilan Agama saya memberikan kuasa untuk menerima uang ‘iwadl (pengganti) tersebut dan menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional setempat untuk keperluan ibadah sosial.

Jakarta, ………………………. 2014

Suami,

(………………………)

Mudah-mudahan artikel tentang Bacaan Sighat Ta’lik Setelah Akad Nikah ini bisa bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Masjid Di Jakarta Yang Dapat Dijadikan Tempat Pernikahan
  2. Daftar Alamat KUA Di DKI Jakarta
  3. Biaya Sewa Gedung Pernikahan Di Jakarta
  4. Kalimat Permohonan Ijin Calon Penganten Wanita
  5. Kumpulan Doa Pernikahan
  6. Prosedur Pernikahan Dan Rujuk Di KUA (Kantor Urusan Agama)
  7. Syarat-syarat Untuk Melangsungkan Pernikahan Di KUA
  8. Langkah-langkah Mendapatkan Jodoh
  9. Syarat-syarat Perkawinan Campuran (Menikah Dengan WNA/Beda Kewarganegaraan
  10. Kantor Urusan Agama (KUA) Seluruh Indonesia
  1. 4-4-2016 at 09:09 | #1

    TERIMAKASIH saya ucapkan. saya mencari dan menemukan artikel bermanfaat dari anda.

    Reply

  2. 4-4-2016 at 09:11 | #2

    TERIMAKASIH saya ucapkan. saya mencari dan menemukan artikel bermanfaat dari anda.

    Reply

  3. 16-6-2016 at 22:24 | #3

    terima kasih kang sangat bermanfaat untuk saya

    Reply

Comment pages
1 22060
3+3=? (Wajib diisi)